Y'bneth
Tank

Skills

Pertahanan
4.5
Serangan
4.5
Efek Skill
5.5
Kesulitan
4.5
Story Hero Y'bneth
"Waktu itu adil, namun kejam..."

Manusia Pohon dari Hutan Elborne merupakan penjaga alam yang kukuh. Selayaknya pohon pada umumnya, Manusia Pohon terlahir sebagai pohon muda yang lemah, namun perlahan tumbuh besar menghadapi puluhan hingga ratusan tahun kondisi alam yang kejam. Masa hidup yang mereka miliki memberi anugerah berupa ranting yang kuat, dedaunan yang lebat, serta kepribadian yang tenang dan damai. Namun, hal ini tidak berlaku bagi Y'bneth. Dia merupakan individu yang berkeingintahuan tinggi, selalu ingin mempelajari ilmu baru.

Baik itu peri yang berlalu begitu cepat, burung yang menjelajahi langit, hewan yang mencari makanan, maupun ikan yang berenang—Y'bneth berhasrat untuk mengenal mereka semua. Dia sudah pernah menjelajahi Hutan Elborne yang luas, dan dia tak berniat berhenti sampai di situ. Semakin banyak ilmu yang dia dapat dari teman-teman barunya, semakin dia menyadari bahwa banyak hal yang belum dia ketahui. Akhirnya, datang hari saat dia harus memutuskan bahwa tiba saatnya bagi dirinya untuk menjelajah dunia luar.

Semua Manusia Pohon menganggap dirinya gila, dan bahkan para peri pun menganggap keputusannya sedikit gegabah. Burung-burung membawa kabar dari tempat yang jauh: manusia memperluas wilayah kekuasaan mereka, dan seringkali berperang dengan kaum Beast di perbatasan demi memenuhi rasa serakah mereka. Makhluk yang bersembunyi di kegelapan pun bersiap untuk menjalankan rencana. Dapat disimpulkan, dunia luar bukanlah dunia yang damai. Y'bneth mulai mempertanyakan pilihan yang diambilnya. Haruskah dia mengikuti kata hatinya, atau haruskah dia mendengarkan saran teman-temannya? Akhirnya, dia menyimpulkan bahwa hanya Tree of Dawn yang mampu memberinya jawaban.

Tree of Dawn merupakan mahakarya Sang Pencipta, dan tempat sempurna bagi para dewa yang dapat digunakan saat kembali ke Athanor. Ini merupakan bentuk keajaiban yang mengunci Rift, awal dari semua kehidupan. Bagi Y'bneth, berkunjung ke Tree of Dawn bagaikan pulang ke pangkuan ibunya. Tree of Dawn telah tertidur selama lebih dari sepuluh ribu tahun lamanya karena harus menguras semua energinya demi mengunci Rift, dan semua yang hendak berkomunikasi dengannya harus melakukannya melalui mimpi Sang pohon. Manusia pohon memiliki keuntungan tersendiri dalam hal ini—yang perlu mereka lakukan adalah menanamkan akarnya jauh ke dalam bumi, dan dengan demikian mereka mampu dengan mudah menjalin koneksi dengan Tree of Dawn melalui jaringan bawah tanah.

Setelah Y'bneth menjelaskan alasan di balik kunjungannya, dia dipersilakan masuk ke dalam mimpi Tree of Dawn, di mana dia merasakan sejuknya musim semi, cerahnya musim panas, dinginnya musim gugur dan sepinya musim dingin. Dia menyaksikan berlalunya empat musim, lagi dan lagi, dalam sebuah siklus tanpa ujung. Meskipun demikian, tak sepatah kata pun keluar dari Tree of Dawn. Itulah jawaban yang dia cari: ikutilah alur alam, dan semua akan baik-baik saja. Oleh karena itu, Y'bneth mulai beranjak. Kali ini, tak satu temannya yang mampu menghentikannya, dan mereka bahkan mengadakan upacara perpisahan yang megah untuknya. Dia pun menerima hadiah perpisahan dari Tree of Dawn as well—sebatang ranting dari pohon legendaris itu sendiri.

Mengikuti arah sungai, Y'bneth berjalan kaki ke arah timur hingga tiba di Moonlit Plains, tempat di mana para pelayan kegelapan muncul dari bawah tanah dan mulai membuat kekacauan di tanah yang indah itu. Moonlit Plains, tempat yang dulunya merupakan tanah yang subur bagi flora dan fauna, menuju kepunahan dengan kecepatan yang begitu tinggi. Saat itulah terbesit dalam benak Y'bneth apa tujuan sebenarnya dari perjalanannya. Dia menarik batang dari Tree of Dawn, dan menggunakannya untuk menciptakan hutan yang baru di Moonlit Plains, yang dinamai Verno—berasal dari bahasa kuno Elf, yang bermakna "perlindungan".

Hutan Verno yang rimbun telah memulihkan keseimbangan alam dan menjadi tameng yang melindungi semua penghuninya dari hujan panah dan sihir berbahaya. Dengan lahirnya Persekutuan Afata, Hutan Verno dengan cepat berubah menjadi pos terdepan untuk menghadapi serbuan pasukan kegelapan. Perjalanan Y'bneth berakhir di sini—dia mengakhiri pencariannya dan tinggal di Verno Woods, yang kini menjadi rumah ke-duanya.

Lokasi Hutan Verno yang strategis membuatnya menjadi tempat yang seringkali dilintasi pelancong, sebuah situasi ideal bagi Y'bneth, yang gemar mendengarkan kisah mereka. Di tempat ini, dia mewujudkan mimpinya untuk belajar lebih banyak tentang dunia, seraya memenuhi takdirnya untuk melindungi kedamaian dunia—takdir yang dipercayakan padanya oleh Tree of Dawn.

"Aku akan melindungi rumahku beserta semua yang hidup di dalamnya!"
+ Lihat Banyak +
Y'bneth Daftar Panduan Hero
Maaf file yang anda cari tidak tersedia!
Maaf file yang anda cari tidak tersedia!